Selama hampir setahun berada di zona "quarter life crisis", sedikitnya saya sudah merasa lebih baik walaupun rasa ketidaksemangatan dalam hidup masih belum meningkat saya bersyukur setidaknya sudah mulai memperbaiki diri. Dimulai dengan niat dan tekad walaupun tidak kuat karena saya masih merasa susah untuk memperkuat tekad, saya mencoba berfikir lebih positif dan lebih santai, dan yang paling penting mencoba untuk tidak menjadikan semua pekerjaan, urusan, tugas, keadaan, masalah dan yang lainnya menjadi "beban". Walaupun kadang masih merasa itu berat, cobalah cari jalan keluar dengan jalan yang paling mudah dan santai dan lagi -lagi jangan jadikan itu menjadi sebuah beban. Karena dengan keadaan yang kita rasa berat dan menjadikan segala sesuatu itu jadi beban fikiran, makan akan semakin sulit bagi kita untuk bangkit dan menyelesaikan masalah tersebut.
Yang saya rasakan dalam menjalaninya, faktor lingkungan sekitar kita sangatlah penting, karena sedikit banyaknya itu juga akan mempengaruhi keaadaan yang sedang dirasakan, dan saya merasa itu sangat membantu. Dengan sekitar saya (Teman) yang berfikir selalu positif, saya juga terpengaruh juga untuk selalu positif . Dan juga, saya mencoba menceritakaan keadaan yang sedang saya rasakan kepada teman saya yang sudah merasakannya terlebih dahulu. Jadi saya juga mendapatksn motivasi dan arahan apa yang harus saya lakukan. Dan yang sangat saya butuhkan saat itu adalah sebuah dukungan dan pengertian. Bukan kata-kata "semangat ya!" atau "kamu pasti bisa melewatinya!" karena mau tidak mau itu harus saya lewati. Karena efek terparah dar iQLC(Quarter Life Crisis) ini adalah hilangnya rasa ingin hidup dan berakhir dengan Bunuh Diri (Na'udzubillahi min dzalik). Adapun kata-kata yang ingin saya degar waktu itu adalah "aku ngerti apa yang kamu rasa, itu memang sulit, coba lebih banyak istighfar dan dekatkan diri dengan Allah" . You know why?, Karena terjadinya QLC tersebut bisa terjadi dikarenakan iman kita sedang rendah, sehingga kita merasa jauh dari Tuhan.
Maka dari itu, pertama-tama cobalah mempertebal iman dan banyak ibadah dan berdoa kepada Tuhan dan selalu minta kekuaran dari-Nya. Guru saya pernah mengatakan, "Cobalah cari teman baru atau orang lain yang bisa membimbingmu untuk keluar dari zona tersebut" dengan artian saya harus mencari sesuatu hal yang baru dan coba keluar dari ketidaknyamanan itu. Dan inshaAllah, i will get it, and now, i got it. Alhamdulillah :)

Comments
Post a Comment